Indonesia Alokasikan Rp 4,5 Triliun untuk Dukung Startup Lokal, Ini Kriteria yang Harus Dipenuhi

Kuncishock News – Merah Putih Fund telah mengumumkan sejumlah syarat bagi calon startup yang ingin mendapatkan pendanaan dari mereka, yang mencapai total Rp 4,5 triliun.

Salah satu syarat utamanya adalah bahwa startup tersebut harus benar-benar berasal dari Indonesia.

Ketua PMO Merah Putih Fund, Eddi Danusaputro, menjelaskan bahwa pendiri startup yang ingin mendapatkan pendanaan harus semuanya berasal dari Indonesia, dan startup tersebut harus fokus dan memiliki kedudukan perusahaan rintisan di dalam negeri.

Eddi juga menyoroti pentingnya rencana “exit” atau keluar dari investasi, yang diarahkan pada potensi pencatatan saham perdana (IPO) di Indonesia.

Dia menambahkan bahwa Merah Putih Fund tidak membatasi sektor-sektor tertentu, dan mereka terbuka untuk berinvestasi di berbagai sektor.

Namun, Eddi menekankan bahwa mereka lebih tertarik pada perusahaan-perusahaan yang berpotensi menjadi “soon-icorns,” yang artinya perusahaan dengan potensi besar untuk menjadi unicorn dalam waktu dekat.

Merah Putih Fund sendiri terdiri dari lima Corporate Venture Capital (CVC) yang berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Mandiri Capital Indonesia, MDI Ventures dari Telkom Group, BRI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), dan BNI Ventures. Mereka bekerja sama untuk menghimpun dana investasi bersama.

Eddi menjelaskan bahwa saat ini mereka telah mengumpulkan dana kelola awal sekitar US$300 juta, dan berencana untuk menghimpun lebih banyak dana lagi dengan melibatkan CVC BUMN lainnya serta investor swasta.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepemilikan saham dalam perusahaan-perusahaan unicorn, termasuk yang berasal dari Indonesia, yang saat ini masih banyak dimiliki oleh investor asing.

Dengan langkah ini, Merah Putih Fund berharap dapat mendorong pertumbuhan investor lokal dan memperkuat ekosistem startup Indonesia.

Selain syarat-syarat yang telah dijelaskan, Merah Putih Fund juga bertujuan untuk mendukung perkembangan ekosistem startup Indonesia secara keseluruhan.

Baca juga  Kenaikan Harga Langganan Spotify dan YouTube: Dampak dan Perubahan Tarif

Mereka ingin berperan aktif dalam mengembangkan perusahaan-perusahaan rintisan yang memiliki potensi pertumbuhan signifikan.

Selain itu, Merah Putih Fund berkomitmen untuk membantu calon startup yang mereka pilih dengan memberikan dukungan tidak hanya dalam hal pendanaan, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, dan akses ke jaringan yang dapat membantu startup tersebut tumbuh dan berkembang.

Dengan adanya pendanaan dari Merah Putih Fund, diharapkan banyak startup Indonesia yang memiliki potensi untuk menjadi pemimpin dalam industri mereka dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi negara ini.

Hal ini juga sejalan dengan visi pemerintah Indonesia untuk mendorong perkembangan ekonomi berbasis teknologi dan inovasi.