India Melampaui China dalam Industri Smartphone dengan ‘Make in India’

Sebelum India China bersaing dalam industri Smartphone, China telah mendominasi industri smartphone dengan pengiriman yang tinggi. Tapi India datang sebagai pesaing sekaligus penghancur.

India tampaknya berpotensi menggeser posisi China dalam hal ini. Pengiriman ponsel buatan India telah mencapai lebih dari 2 miliar unit secara kumulatif di bawah inisiatif ‘Make in India’, yang telah berjalan sejak 2014 hingga 2022.

Menurut penelitian terbaru dari firma riset Counterpoint, pertumbuhan ini mencapai tingkat tahunan sebesar 23%.

Ini menunjukkan bahwa India telah berhasil memperoleh pangsa pasar yang signifikan dalam industri smartphone.

Faktor-faktor seperti permintaan domestik yang tinggi, peningkatan literasi digital, dan dukungan dari pemerintah India dan China telah menjadi pendorong utama di balik pertumbuhan produksi lokal di India.

Sebagai hasil dari pencapaian ini, India kini menjadi negara produsen ponsel terbesar kedua di dunia, sebagaimana diungkapkan oleh laporan Counterpoint pada Jumat (18/8/2023).

Pemerintah India telah mengimplementasikan berbagai skema dan inisiatif seperti Phased Manufacturing Program (PMP), Make in India, Production Linked Incentive (PLI), dan Atma-Nirbhar Bharat (India Mandiri) untuk mendorong produktivitas manufaktur lokal.

“Dalam beberapa tahun terakhir, India telah mengalami kemajuan pesat dalam produksi ponsel. Kami telah menyaksikan pertumbuhan manufaktur lokal yang signifikan untuk memenuhi permintaan domestik,” ujar Direktur Riset Tarun Pathak.

Pada tahun 2022, lebih dari 98% pengiriman ponsel di India merupakan produk dalam negeri yang dihasilkan melalui program ‘Make in India’.

Ini adalah lonjakan yang signifikan dibandingkan dengan hanya 19% pada tahun 2014 ketika program tersebut diluncurkan.

Selain peningkatan produksi, laporan ini juga mencatat adanya kenaikan dalam nilai tambah lokal dan perkembangan rantai pasokan di India.

Baca juga  OCBC aims to generate a revenue boost of $2.2 billion by targeting Greater China and Southeast Asia markets

Nilai tambah lokal saat ini mencapai lebih dari 15%, dibandingkan dengan hanya satu digit rendah delapan tahun yang lalu.

Banyak perusahaan telah mendirikan fasilitas produksi di India untuk memproduksi ponsel dan komponen-komponennya.

Hal ini berdampak pada pertumbuhan investasi, peningkatan lapangan kerja, dan pengembangan ekosistem industri secara keseluruhan.

Pemerintah India saat ini berupaya membuat berbagai skema untuk menjadikan India sebagai pusat manufaktur dan ekspor semikonduktor yang signifikan.

Dengan tren pertumbuhan ini, diperkirakan peningkatan produksi di sektor ini akan terus berlanjut, terutama dalam kategori smartphone.

India berambisi untuk terus mengurangi kesenjangan digital antara perkotaan dan pedesaan, sambil juga menjadikan negara ini sebagai pusat ekspor ponsel.

Kesuksesan ini mencerminkan kesungguhan India dalam mengembangkan industri manufaktur lokal yang kuat di bidang teknologi.